KEBUMEN – Dewan Mahasiswa (DEMA) Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen sukses menyelenggarakan Seminar Pendidikan bertajuk “Kupas Tuntas Kurikulum Merdeka” pada Sabtu, 6 Juli 2024. Acara ini dihadiri oleh mahasiswa Fakultas Tarbiyah dari berbagai angkatan.
Rektor IAINU Kebumen, Dr. Benny Kurniawan, M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. “Saya sangat mengapresiasi inisiatif DEMA Fakultas Tarbiyah dalam menyelenggarakan seminar yang sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini. Kurikulum Merdeka merupakan arah baru pendidikan nasional yang perlu dipahami secara mendalam oleh seluruh calon pendidik kita,” ungkapnya. Rektor juga menekankan komitmen institusi untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan yang menunjang peningkatan kompetensi mahasiswa.
Dalam sambutannya, Ketua DEMA Fakultas Tarbiyah menekankan pentingnya pemahaman komprehensif tentang Kurikulum Merdeka bagi calon pendidik. “Sebagai calon guru, kita perlu memahami dan menguasai konsep Kurikulum Merdeka yang saat ini sedang diimplementasikan di berbagai sekolah dan madrasah. Seminar ini menjadi wadah strategis untuk memperdalam pengetahuan kita,” ujarnya.
Seminar tersebut menghadirkan dua narasumber kompeten di bidang Kurikulum Merdeka. Pembicara pertama, Dr. Maryato, M.Sc., seorang Instruktur Nasional Implementasi Kurikulum Merdeka, membagikan perspektif kebijakan nasional dan kerangka besar implementasi kurikulum ini.
“Kurikulum Merdeka memberikan otonomi lebih besar kepada pendidik untuk mendesain pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi peserta didik,” jelas Maryato dalam paparannya.
Sementara itu, Dr. Umi Arifah, S.Pd.I., M.M., yang berperan sebagai Fasilitator Implementasi Kurikulum Merdeka sekaligus menjabat sebagai Dekan Fakultas Tarbiyah IAINU Kebumen, menyampaikan pengalaman praktisnya dalam mendampingi sekolah dan madrasah.
“Implementasi Kurikulum Merdeka membutuhkan perubahan mindset dan pendekatan pembelajaran yang lebih berpusat pada siswa. Sebagai calon guru, kalian perlu mempersiapkan diri dengan kompetensi yang relevan,” tegas Umi Arifah.
Para mahasiswa peserta seminar menunjukkan antusiasme tinggi melalui sesi tanya jawab yang interaktif. Beberapa pertanyaan kritis diajukan seputar tantangan implementasi Kurikulum Merdeka di lapangan dan strategi persiapan bagi calon guru.
Seminar ini merupakan bagian dari upaya DEMA Fakultas Tarbiyah IAINU Kebumen dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi dinamika dunia pendidikan. Kegiatan serupa direncanakan akan diselenggarakan secara berkala untuk memperkaya wawasan mahasiswa tentang isu-isu pendidikan kontemporer. (FTY)

