KEBUMEN – Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen menyelenggarakan Sidang Munaqosah Skripsi bagi mahasiswa semester akhir dari tiga program studi untuk tahun akademik 2023/2024. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).
Dekan Fakultas Tarbiyah IAINU Kebumen, Dr. Umi Arifah, S.Pd.I., M.M., menjelaskan bahwa sidang munaqosah ini diikuti oleh mahasiswa yang telah memenuhi seluruh persyaratan akademik yang ditetapkan oleh fakultas.
“Sidang munaqosah merupakan tahap akhir dan penting dalam perjalanan akademik mahasiswa. Hanya mahasiswa yang telah memenuhi persyaratan akademik yang dapat mengikuti sidang ini,” ungkap Umi Arifah.
Dalam pelaksanaannya, sidang munaqosah ini melibatkan tim penguji yang terdiri dari dosen-dosen internal IAINU Kebumen. Para penguji dipilih berdasarkan kompetensi mereka yang sesuai dengan bidang kajian skripsi mahasiswa. Umi Arifah juga menekankan pentingnya kesesuaian tema skripsi dengan roadmap penelitian yang telah ditetapkan oleh Fakultas Tarbiyah. “Tema-tema yang diajukan oleh mahasiswa harus sejalan dengan roadmap penelitian fakultas. Hal ini untuk memastikan bahwa penelitian yang dilakukan memiliki kontribusi yang jelas terhadap pengembangan keilmuan di bidang pendidikan,” jelasnya.
Bagi mahasiswa yang dinyatakan lulus dalam sidang munaqosah, pihak fakultas memberikan waktu maksimal satu bulan untuk menyelesaikan revisi sesuai dengan masukan dan arahan dari tim penguji. Setelah revisi disetujui, mahasiswa berhak mendapatkan ijazah dan dapat mengikuti prosesi wisuda.
Salah seorang mahasiswa yang baru saja menyelesaikan sidang munaqosah mengungkapkan rasa syukur dan leganya. “Alhamdulillah, proses yang panjang akhirnya berbuah manis. Meskipun ada beberapa revisi yang harus dikerjakan, tapi saya senang sudah melewati tahap penting ini,” ujarnya.
Sidang munaqosah ini merupakan bagian dari upaya Fakultas Tarbiyah IAINU Kebumen dalam menjaga kualitas lulusan dan memastikan bahwa setiap mahasiswa memiliki kompetensi akademik yang memadai sebelum terjun ke dunia kerja. (FTY)

