KEBUMEN – Dua dosen Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen ditunjuk sebagai Tenaga Ahli dalam Survey Perilaku Seksual Berisiko Remaja Kabupaten Kebumen Tahun 2024. Survey ini diselenggarakan oleh Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Kebumen bersama Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Kabupaten Kebumen.
Dosen IAINU Kebumen yang dipercaya menjadi Tenaga Ahli dalam survey ini adalah Dr. Umi Arifah, S.Pd.I., M.M. selaku Dekan Fakultas Tarbiyah IAINU Kebumen dan Fikria Najitama, M.S.I. selaku Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAINU Kebumen.
“Survey ini memiliki arti penting dalam upaya pemetaan dan pencegahan perilaku berisiko di kalangan remaja Kebumen. Kami berterima kasih atas keterlibatan akademisi dari IAINU Kebumen yang memberikan perspektif ilmiah dalam pelaksanaan survey ini,” ujar perwakilan KPA Kabupaten Kebumen.
Bagian Kesra Kabupaten Kebumen menyampaikan apresiasi atas dilaksanakannya survey ini. “Data yang akurat mengenai perilaku seksual berisiko remaja sangat penting sebagai dasar perumusan kebijakan dan program pencegahan yang tepat sasaran. Keterlibatan tenaga ahli dari IAINU Kebumen akan memastikan kualitas dan validitas data yang diperoleh,” kata perwakilan Bagian Kesra.
Umi Arifah menjelaskan bahwa keterlibatan dosen IAINU Kebumen dalam survey ini merupakan bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mengatasi permasalahan sosial di masyarakat. “Sebagai institusi pendidikan tinggi, IAINU Kebumen memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi dalam penyelesaian isu-isu strategis di masyarakat, termasuk dalam hal kesehatan reproduksi dan perlindungan remaja,” jelasnya.
Sementara itu, Fikria Najitama menekankan pentingnya pendekatan lintas sektor dalam menangani isu perilaku berisiko di kalangan remaja. “Survey ini merupakan langkah awal yang penting. Hasil dari survey ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk mengembangkan program-program pencegahan yang komprehensif dan melibatkan berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat,” ungkapnya.
Survey Perilaku Seksual Berisiko Remaja Kabupaten Kebumen Tahun 2024 melibatkan responden remaja dari berbagai latar belakang di seluruh wilayah Kabupaten Kebumen. Hasil survey ini nantinya akan menjadi bahan rujukan dalam perumusan kebijakan dan program perlindungan remaja di Kabupaten Kebumen.(FTY)

